5 Januari 2013

Opini Budaya Terhadap Masa Nifas

Hasil penelitian membuktiksn bahwa 60% kematian ibu hamil terjadi setelah persalinan, yang mana 50% dari kematian ibu tersebut terjadi dalam 24 jam pertama setelah persalinan. Selain itu, disamping itu masa nifas ini juga merupakan masa kritis bagi bayi ,  sebab dua pertiga kematian bayi terjadi dalam 4 minggu setelah persalinan dan 60% kematian bayi baru lahir terjadi dalam waktu 7  hari paca kelahiran. Maka Karena itu masa nifas memerlukan perhatian dan perawatan khusus.



Perawatan masa nifas  mencakup berbagai aspek mulai dari pemulihan secara berkala seperti, anjuran untuk kebersihan diri , pengaturan diet, pengaturan  miksi dan defekasi, perawatan payudara (mamma) yang ditujukan terutama untuk kelancaran pemberian air susu ibu guna pemenuhan nutrisi bayi, dan lain-lain.

Selain perawatan nifas dengan memanfaatkan sistem pelayanan biomedical, ada juga ditemukan sejumlah pengetahuan dan perilaku budaya dalam perawatan masa nifas. Para ahli antropologi melihat bahwa pembentukan janin, kelahiran, dan masa pasca kelahiran pada umumnya dianggap oleh berbagai masyarakat di berbagai penjuru dunia sebagai peristiwa-peristiwa yang wajar dalam kehidupan manusia. Namun respon masyarakat terhadap  berbagai peristiwa kehidupan ini bersifat budaya, yang tidak selalu sama pada berbagai kelompok masyarakat. Akan tetapi dalam hal ini tidak seluruh budaya yang ada dalam masyarakat mengenai hal perawatan pasca persalinan berdampak positif, bahkan justru lebih banyak dampak negatifnya. Berikut dampak positif dan negatif kebiasaan masyarakat terhadapat perawatan pasca persalinan :

Masa nifas dilarang makan telur, daging, udang, ikan laut dan lele, keong, daun lembayung, buah pare, nenas, gula merah, dan makanan yang berminyak.
Dampak positif : tidak ada
Dampak negative: masa nifas memerlukan makanan yang bergizi seimbang agar ibu dan bayi tetap sehat hal tersebut diatas dapat menghambat pertumbuhan bayi dan memperlambat proses pemulihan ibu.

Setelah melahirkan atau setelah operasi hanya boleh makan tahu dan tempe tanpa garam “nganyep” dilarang banyak makan dan minum, makanan harus disangan / dibakar.
dampak positif : tidak ada
dampak negative :ibu yang dalam masa nifas dibenarkan tidak mengkonsumsi makanan yang kandungan nutrisinya sedikit akan tetapi makanan yang tersebt diatas bukanlah satu-satunya jalan keluar dalam hal ini.

Masa nifas dilarang tidur siang
Dampak positif    : tidak ada
Dampak negative : masa nifas harus cukup istirahat, hindari kerja berat. Karena tenaga yang tersedia sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu dan bayi

Masa nifas / saat menyusui setelah waktunya Maghrib harus puasa tidak makan makanan yang padat.
Dampak positif   : Hal ini dibenarkan karena dalam faktanya masa nifas setelah maghrib adalah waktu sistem pencernaan pasif hingga apat terjadi penimbunan lemak,disamping itu organ-organ kandungan pada masa nifas belum pulih kembali.
Dampak negative : ibu kekurangan nutrisi sehingga produksi ASI menjadii berkurang

Masa nifas tidak boleh keluar rumah sebelum 40 hari.
Dampak positif    : tidak ada
Dampak negative : Hal ini tidak perlu karena masa nifas dan bayi baru lahir (pemberian imunisasi) harus periksa kesehatannya sekurang-kurangnya 2 kali dalam bulan pertama yaitu umur 0-7 hari dan 8-30 hari

Ibu setelah melahirkan dan bayinya harus dipijat/ diurut, diberi pilis / lerongan dan tapel.
Dampak positif    : jika pijatannya benar maka peredaran darah ibu dan bayi menjadii lancar
Dampak negative : pijatan yang salah sangat berbahaya karena dapat merusak kandungan. Pilis dan tapel dapat merusak kulit bagi yang tidak kuat / menyebabkan alergi.

Masa nifas harus minum abu dari dapur dicampur air, disaring, dicampur garam dan asam diminumkan supaya ASI banyak.
Dampak positif    : tidak ada
Dampak negative : karena abu, garam dan asam tidak mengandung zat gizi yang diperlukan oleh ibu menyusui untuk memperbanyak produksi ASI nya.

Masa nifas tidak diperbolehkan berhubungan intim
Dampak positif   : dari sisi medis, sanggama memang dilarang selama 40 hari pertama usai melahirkan. Alasannya, aktivitas yang satu ini akan menghambat proses penyembuhan jalan lahir maupun involusi rahim, yakni mengecilnya rahim kembali ke bentuk dan ukuran semula. Contohnya infeksi atau malah perdarahan. Belum lagi libido yang mungkin memang belum muncul ataupun pengaruh psikologis, semisal kekhawatiran akan robeknya jahitan maupun ketakutan bakal hamil lagi.
dampak negative : tidak ada

Sebagaicontoh Suku Melayu memiliki tradisi dalam melakukan perawatan kekhususan dalam masa nifas. seperti Nilai- nilai yang mendasari praktek budaya yakni terdiri dari pantangan perilaku yaitu tidak boleh keluar rumah selama 40 hari, perilaku khusus yang dilakukan seperti keramas selama seminggu dan memakai pilis di kening, pantangan makanan seperti pantang makan sayuran kangkung, genjer, ikan, daging. Perilaku tersebut tidak sesuai dengan ilmu kesehatan. Berbeda halnya dengan pantangan mengkonsumsi nangka, makanan yang pedas-pedas dan es yang sesuai dengan ilmu kesehatan. Ramuan tradisional seperti meminum pati jahe, kencur dan kunyit juga dikonsumsi oleh suku Melayu. Praktek perawatan nifas terdiri dari aktivitas seperti tidak boleh banyak bergerak dan bekerja, pemeliharaan kebersihan diri seperti mandi wiladah dan perawatan khusus seperti memakai air daun sirih untuk membersihkan vagina dan memakai bengkung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back Links

freebanner4uSERIBU KAWANbertaubatlahiklanseribuartissexy17freebacklinks4usatriopiningitkatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4uiklansahabat2billiontraffic4uiklanwargaseribusayangbloggratiss4usurgalokaSERBA SERBISENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISAGUS FAUZY4905GOBLOGANEKA VIDEOFECEBLOG 4UIsangrajamayasurgawebbabulfatahbacklinkgratis4uBUSANA MUSLIMseribukatamutiaramajelisrasulullahSERIBU KAWAN